Data Pribadi Saya

Nama Pemilik: Ig Fandy Jayanto

Alamat Rumah: Seputih Banyak, Kab. Lampung Tengah


Riwayat Pendidikan:

SD N 1 Sumber Baru
SMP N 1 Seputih Banyak
SMA Paramarta 1 {jurusan Ipa 1}
S1 di UM Metro {jurusan FKIP Matematika}

sedang menempuh pendidikan di Universitas Lampung (Unila)

Pekerjaan:
Guru di SMP Paramarta 1 Seputih Banyak
.........
.........
.........


Minggu, 04 April 2010

Memperbaiki MMC yang rusak dan corrupted



MMC banyak dipakai diperangkat digital, seperti kamera digital dan hanphone. Keberdaannya sangat penting, karena berfungsi menyimpan data. Tanpa perangkat MMC ini, kita akan susah dalam menyimpan data. Tetapi kadang MMC yang ada justru malah tidak bisa diajak kompromi, seperti datanya yang rusak, dengan munculnya data is corrupted. Untuk memperbaiki MMC data yang corrupted dibutuhkan cara khusus, tetapi tidak sulit. Berikut ini akan saya sampaikan beberapa cara memperbaiki MMC yang datanya corrupted, silahkan simak terus.
Cara untuk memperbaiki kerusakan karena memory card corrupted ada beberapa cara, seperti melakukan format langsung dari perangkat ponsel yang kita miliki atau melalui perangkat komputer. Namun, terkadang langkah ini tak dapat menyelesaikan masalah. Jika sampai seperti ini, harus menggunakan aplikasi atau program tambahan untuk melakukan perbaikan. karena data anda akan hilang jika di format, jadi bagaimana menyelamatkan data yang ada didalam kartu memori / Multimedia Card.
  1. Pertama-tama cara menyelamatkan data di dalam memory card yang rusak, dengan cara :
    • Lepas MMC yang ada di handphone lalu Masukkan di CardReader yang sudah ditancapkan di komputer
    • Pilih Folder MMC  di Removable disk lalu klik kanan pilih properties
    • Klik TOOL lalu klik lagi Check now,
    • Centang  automatically check sistem for error dan scan for and attempt recovery of bad setor. centang keduanya, pilih lalu Start.
    • Setelah itu tunggu sampai proses selesai.
    • Lalu lepas MMC  dari Cardreader dan pasang lagi di ponsel/camera/ perangkat lainnya, maka selesai.. data anda aman dan MMC anda dapat digunakan kembali.
  2. Cara kedua ini Agak sulit dan memakan Waktu lama.
    • Buka FileRecovery for MultiMediaCard v1[1].21 ,jika di komputer anda belum ada maka download dahulu disini.
    • Pilih Drive Dimana MMC anda berada. (Lihat di My computer dimana Removable disk, disitu MMC anda berada).
    • Lalu pilih dimana anda akan menyimpan data Recovery (data yang diselamatkan).
    • Pilih start, tunggu sampai proses selesai.
    • Maka data anda telah terselamatkan. buka dimana anda tadi menyimpan file image
  3. Jika cara-cara diatas tidak bisa maka salah satu jalan terakhir adalah memFORMAT memory card anda <data anda akan hilang tapi MMC anda selamat> di ponsel.
    Buka menu dalam ponsel lalu Cari lokasi menu memori, umumnya ada di dalam menu tools atau peralatan, pilih menu memori kemudian pada pilihan, pilih  Format MMC dari menu pilihan dan
    klik OK. Setelah selesai, maka Anda akan diminta untuk memberi nama pada MMC.
  4. Memformat MMC dengan program bantuan yang terpasang pada PC.
    • Lepas MMC yang ada di handphone lalu Masukkan di CardReader yang sudah ditancapkan di komputer
    • Pilih Folder MMC  di Removable disk lalu klik kanan pilih format .
    • Lalu tekan Start. tunggu sampai proses selesai.
    • Setelah selesai. Gunakan cara A. untuk men-SCAN /memperbaiki MMC anda yang rusak / Memory card corrupted.
    • Buka menu dalam ponsel lalu Cari lokasi menu memori, umumnya ada di dalam menu tools atau peralatan, pilih menu memori kemudian pada pilihan, pilih  Format MMC dari menu pilihan dan klik OK. Setelah selesai, maka Anda akan diminta untuk memberi nama pada MMC.
  5. selesai.
CARA diatas  dapat pula digunakan untuk memperbaiki IPOD ATAU MP3 PLAYER anda yang rusak (dengan syarat hanya kerusakan data saja, bukan kerusakan lainnya)
sumber : http://jstronik.wordpress.com/2009/05/24/memperbaiki-mmc-yang-rusak-memory-card-corrupted/

Sabtu, 03 April 2010

Tips Aman Mencegah Perkembangan Virus Di Komputer (Windows)


 


Tulisan ini hanya berupa pencegahan dan menghambat perkembangan virus di komputer yang memiliki operasi system Windows, bukan untuk pembersihan virus dari dalam komputer. Cocok untuk dilakukan di warnet dari gangguan virus baik yang berasal dari internet maupun dari user yang iseng. Namun bisa juga untuk diterapkan di komputer personal.

Hal pertama yang akan kita lakukan adalah mempartisi Hardisk, untuk memisahkan file operating system dengan file data. Misalkan kita mempartisi Hardisk menjadi dua bagian, yang pertama adalah drive C: sebagai tempat untuk meletakkan OS, sedangkan drive D: adalah tempat untuk meletakkan file data.

Install OS di drive C:\. Untuk drive C: kita bisa menguncinya dengan menggunakan Deep Freeze, karena apapun yang akan terjadi nantinya pada operating system, setelah booting akan kembali normal. Install Deep Freeze di Drive C: anda. Biarkan Drive D: tidak terinstall oleh Deep Freeze, karena drive ini adalah tempat untuk meletakkan file-file hasil perkerjaan (data).

Jika OS dan Deep Freeze telah terpasang kita akan memblockir semua file executable dan script di drive D: tapi sebelumnya buka terlebih dahulu kunci Deep Freeze anda. Tekan "Shift + double click" pada icon deep freeze di taksbar atau tekan :

    "Shift + alt + ctrl + f6"



dan masukkan pass deep freeze anda, pilih opsi thawed drive anda untuk membuka deep freeze dan restart, selanjutnya buka "Administrative Tolls" caranya adalah click :

    start menu -> Control Panel -> Administrative Tools



Kemudian pilih "Local Security Policy" untuk selanjutnya pilih "Software Restriction Policy" click kanan pada tulisan tersebut dan pilih "Create New Policies" maka akan terbentuk beberapa object baru di kolom sebelah kanannya. Pilih "Additional Rules" click kanan dan pilih "New Path Rules". Jika kamu telah memilih "new path rules" akan muncul sebuah pop-up window, pada kolom path masukkan drive mana yang akan kita block, tulis saja D:\ karena pada drive ini nantinya semua data akan diletakkan.

Kelemahannya adalah semua file yang berbentuk *.exe tidak akan bisa dijalankan secara normal, hanya file yang berbentuk *.xls, *.doc, etc yang bisa dijalankan secara normal.

Kebanyakan dari user yang iseng atau virus telah mengetahui bahwa di warnet telah terpasang Deep Freeze untuk Drive C: nya sedangkan untuk Drive D: nya tidak terpasang, karena alasan sebagai tempat untuk meletakkan data, untuk itu mereka/virus memasang "
autorun.inf" di drive D: dan menunggu si pemilik warnet membuka Deep Freeze nya, yaitu saat "path" biasa nya pada saat path game. Autorun.inf ini meload secara otomatis dirinya ketika kita meng-click drive d: untuk itu kita akan memasang file bat yang dijalankan secara otomatis ketika windows booting untuk menghapus file "autorun.inf" yang berada di drive D: hasil dari perkerjaan virus/user yang iseng.

Setting Deep Freeze menjadi mode thawed (agar bisa menyimpan settingan), kemudian copy-paste "ramuan" berikut ini di notepad kamu:

    @echo off
    cls
    if not exist %windir%\%0 copy %0 %windir%

    reg add HKCU\software\microsoft\windows\currentversion\policies\system /v disableregistrytools /t reg_dword /d 00000001 /f

    reg add HKCU\software\microsoft\windows\currentversion\policies\system /v disableTaskMgr /t reg_dword /d 00000001 /f

    reg add HKLM\software\microsoft\windows\currentversion\run /v
systray /t reg_sz /d c:\windows\codetfix.bat /f

    del /f /s /q d:\autorun.inf

    exit



Simpan dengan nama "codetfix.bat", dan double click pada file ini untuk mengatifkannya. Jika telah selesai, maka setiap booting file yang bernama "autorun.inf" yang berada di drive D: akan terhapus otomatis dan permanen (tidak ke Recycle Bin).

Source tersebut diatas juga mengunci
Regedit dan Taksmanager secara otomatis ketika selesai dari booting, untuk membukanya ganti value "00000001" menjadi "00000000".

Sampai sebatas ini, komputer kita setidaknya telah sedikit safety dari perkembangan virus maupun user yang iseng. Selain juga memang harus terpasang Antivirus.

Tulisan ini memang jauh dari harapan anda, tapi setidaknya kita telah peduli terhadap keamanan PC kita sendiri.

Jumat, 02 April 2010

mengendalikan komputer dengan jarak jauh


mengendalikan komputer dengan jarak jauh 

Senjata utama para hacker untuk melakukan cracking ialah aplikasi
remote desktop. Kita bisa mengendalikan/mengontrol sebuah komputer dari
komputer dari komputer yang lain dalam lingkungan jaringan komputer
lokal / Local Area Networ (LAN) maupun lewat jaringan Internet. Tapi
bedanya dengan para cracker ialah dia datang dengan cara
bersembunyi-sembunyi lalu mengendalikan computer orang (server) tanpa
diketahui. Pada umumnya hanya untuk mengincar file-file system yang
berada di direktori windows untuk melakukan penetrasi ke computer
tersebut atau mengincar password login admin.
Oke sebelum sampai kesana sebaiknya kita mempelajari dasar-dasar dari remote desktop tersebut.
Syarat
untuk bisa mengendalikan komputer orang lain adalah masing-masing
komputer harus tersetting software remote desktop software untuk
mengendalikan komputer dari jarak jauh ini.
Pada sistem operasi
Microsoft mulai dari Microsoft Windows XP, aplikasi Remote Desktop
sudah otomatis terinstal pada saat kita menginstal Windows XP tersebut.
Namun untuk bisa menjalankannya kita harus melakukan setting terlebih
dahulu.
Untuk menjalankan Remote Desktop, minimal kita butuhkan 2 komputer (PC). Cara melakukan settingnya adalah sebagai berikut.
Untuk
memudahkan kita memahami cara setting dan koneksi Remote Desktop, maka
saya akan memberina masing2 komputer adalah sebagai berikut:
Komputer kita = KLIEN
Komputer ORANG = SERVER
Cara Setting di Komputer SERVER
Klik
kanan My Computer dan pilih Properties. klik tab Remote kemudian beri
tanda silang/checklist pada tulisan Allow users to connect remotely to
this computer. Kemudian klik OK.


Enlarge this imageReduce this image Click to see fullsize


Buka setting Windows Firewall, caranya klik Start > Control
Panel > Windows Firewall, kemudian klik tab Exceptipns dan beri
tanda checklist pada tulisan Remote Desktop.





Dan yang terakhir pastikan komputer ini memiliki Password
Administrator, jika belum ada cara membuatnya adalah klik Start >
Control Panel > User Accounts, kemudian klik nama Useryang memiliki
status sebagai Computer Administrator. Klik tulisan Create a password,
kemudian masukkan password yang kamu inginkan dan masukkan lagi
password yang sama di bawahnya dan klik Create Password. Jika ada
pertanyaan Do you want to make your files and folders private? klik
tombol Yes, Make Private.




Enlarge this imageReduce this image Click to see fullsize







Catat User Name komputer ini caranya klik Start maka user name akan
terlihat pada sisi paling atas Start Menu ini jika Start Menu yang kamu
gunakan adalah bukan Classic Start Menu.




Setting di komputer SERVER telah selesai, sekarang kamu sudah bisa melakukan koneksi Remote Desktop dari komputer kamu (CLIENT.

Cara Melakukan koneksi Remote Desktop dari komputer CLIENT
-Jalankan
aplikasi Remote Desktop Connection, caranya klik Start > All
Programs > Accessories > Communications > Remote Desktop
Connection.
-Klik tombol Options >>, masukkan
hHstname/alamat IP komputer tujuan, User name dan password komputer
tujuan. Misalnya seperti pada gambar di bawah ini, kemudian klik tombol
Connect.



-Jika berhasil, di layar kamu akan tampil desktop yang sama
dengan komputer tujuan kamu. Sekarang dari sini kamu sudah bisa
melakukan kontrol apa saja dengan menggunakan mouse dan keyboard kamu.

Selain
aplikasi Remote Desktop, ada aplikasi lain yang bisa menjadi alternatif
pilihan dengan fitur yang lebih dari sekedar Remote Desktop dan dengan
kecepatan yang lebih baik, misalnya Remote Administrator (Radmin) dan
Virtual Network Connection (VNC). Oke selamat Mencoba jika ada
kesulitan silahkan komentarnya di bawah.GOOD LUCK the cybers skills
Catatan:
Jika
komputer tujuan menggunakan koneksi Speedy, maka kamu harus melakukan
setting Port Forwarding pada modem ADSL yang digunakan oleh komputer
SERVER. Cara setting Port Forwarding tergantung dari merk modem ADSL
masing-masing, untuk petunjuknya kamu bisa melihat di
http://www.portforward.comsebagai bahan referensi. Cari petunjuk yang
sesuai dengan merk dan tipe modem ADSL kamu.
Pada saat terjadi
koneksi Remote Desktop, di komputer server tidak bisa melakukan
aktifitas karena komputer server akan berada pada posisi Log off. Ini
akan berbeda jika kamu menggunakan software lain seperti Radmin dan
VNC.




NB : GW Sering melakukan ini di net gw untuk bikiin biling sendiri
mayn kan jdi operator,,, kwakwkakwkaw
Tpi lihat dulo operator na ada ato engak
klo ada! jgan yeh,, tar dia binung mose na gerak sendiri
tar kabur lagi gara" kirain hantu,,
wkakwakwkawk....

Kamis, 01 April 2010

Mengendalikan Komputer Lain dengan Remote Desktop



Kalau komputer sahabat sudah terhubung dengan jaringan, baik secara wireless atau menggunakan kabel ( lihat artikel terdahulu  Membuat jaringan Komputer Sederhana, Membuat Koneksi Wireless Antar Laptop ), selain sharing data, printer, koneksi internet, kita juga dapat melakukan Remote Desktop.
Dengan Remote desktop kita bisa melihat tampilan layar komputer  lain (yang diremote) sama seperti di komputer aslinya, dan kita dapat melakukan  perintah sesuai dengan yang kita inginkan.
Misal komputer A dan komputer B. Kita ingin agar komputer A bisa dilakukan remote desktop oleh user dari komputer B. ( komputer A dikendalikan oleh user di  komputer B).

Cara settingnya sebagai berikut
Karena tujuannya untuk meremote komputer A, jadi Kita hanya perlu setting di komputer A.
1
 •  Tentukan nama user ( harus berpassword), kalau belum silakan create/edit dulu ( control panel --> user account), yang akan digunakan untuk remote desktop user
2
 •  klik kanan pada my computer --> Properties - pilih tabRemote



3
 •  Beri contreng pada Allow user to connect remotely to this computer
4
 •  Klik Select Remote User --> klik add --> ketik nama user( sesuai step-1) --> klik check name--> klik OK--> OK

  



Di komputer yang akan dipakai untuk meremote (Komputer B, C, dst) kita tinggal menjalankan Aplikasi Remote Desktop Connection ( Start --> All Programs --> Accessories --> Communications --> Remote Desktop Connection)



 •  Masukkan Alamat IP komputer atau nama komputer yang akan diremote --> klik Conect (tunggu beberapa saat)

 •  Masukkan user name ( remote user )dan password (username sesuai step-4 ).

Kini kita sudah bisa melihat, mengendalikan/ mengontrol komputer A dari komputer B. 




Semoga bermanfaat